-
Pakai Crowdfund, VR-Kanojo Baru Penuhi Target di Bawah 2 Jam

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan game VR – VR Kanojo yang memang dipoisisikan sebagai game “nakal” di tengah semesta virtual reality yang notabene langka? Walaupun sang developer legendaris – ILLUSION tidak lagi eksis, para talenta yang sempat berdiri di belakang benderanya tetap berjuang dengan produk kreatif nan nakal mereka masing-masing. Salah satu…
-
Atelier Yumia Pamer Anggota Party, Rilis Maret 2025

Membahagiakan tentu saja melihat komitmen Gust dan Koei Tecmo untuk melanjutkan franchise JRPG andalannya – Atelier. Setelah kesuksesan yang berhasil diraih oleh Ryza yang terhitung revolusioner untuk membuka pangsa pasar franchise ini ke lebih banyak gamer, mereka akhirnya memperkenalkan Atelier Yumia beberapa waktu yang lalu. Hadir sebagai bukti bahwa mereka mampu lepas dari popularitas Ryza…
-
UFL Ditunda ke Desember 2024

Jika kita bicara soal game sepakbola di industri game, maka sebagian besar dari kita sepertinya akan “terperangkap” hanya di dunia nama saja – eFootball dan EA Sports FC. Dengan satu yang tidak lagi relevan dan hanya didominasi oleh EA Sports FC dari EA yang terus datang dengan ragam gimmick baru tiap tahunnya, industri game memang…
-
Yoko Taro Puji Metaphor: ReFantazio, Mengaku Hampir Ngompol

Apa yang mendefinisikan game-game RPG racikan ATLUS selama setidaknya beberapa dekade terakhir ini? Lewat Shin Megami Tensei dan Persona yang notabene punya tema dan atmosfer yang berbeda, ATLUS tidak pernah gagal menghadirkan desain keren yang bisa Anda temui baik dari sisi karakter, monster, hingga sekadar user-interface menu yang menemani Anda selama perjalanan. Hal yang sama…
-
Hideo Kojima Undang Vtuber Ternama – Usada Pekora ke Kojima Productions

Menjadi fenomena yang kian populer selama beberapa tahun terakhir, terlepas dari apa Anda mengikutinya atau tidak, Anda sepertinya tidak asing lagi dengan istilah Virtual Youtubers. Dengan banyak agency yang bertebaran saat ini, termasuk yang berjuang di jalur indie, masing-masing dari mereka berusaha eksis dengan cara dan identitas mereka masing-masing. Datang dari bendera Hololive, salah satu…
-
Akhirnya, Yakuza Tuju Nintendo Switch!

Sebuah misteri yang tidak pernah terjawab, situasi ini memang mengitari satu pertanyaan besar yang sebenarnya rasional – mengapa SEGA tidak pernah merilis seri Yakuza untuk Nintendo Switch? Padahal, ada banyak opsi bagi game dengan permintaan performa yang tak terlalu berat ini untuk memanfaatkan popularitas Nintendo Switch dan mendulang uang darinya. Apalagi Nintendo juga mulai melunak…
-
FOAMSTARS Akan Berubah Jadi Game Free to Play

Masih ingat game-game apa saja yang dikeluarkan Square Enix di tahun 2024 ini? Kita tentu saja tak bicara soal Final Fantasy VII Rebirth yang penuh kejutan, rilis beberapa proyek remake dan remaster, atau Final Fantasy XVI yang akhirnya siap untuk tiba di PC. Masih ingat soal sebuah game live-service yang mengikuti konsep serupa dengan apa…
-
Snowbreak: Containment Zone Kena Sensor

Jika Anda mengikuti berita game terutama yang bergerak di ranah gacha selama beberapa bulan terakhir ini, maka Anda sepertinya tidak akan melewatkan nama Snowbreak: Containment Zone. Game gacha bertipe shooter yang hampir nyaris gagal ini akhirnya berujung meraih sukses kembali, bahkan lebih populer dibandingkan pada saat ia dirilis setelah menempuh satu strategi jelas – menjual…
-
Review Black Myth – Wukong: Liar, Nakal, Brutal!

Datang dengan trailer tipu-tipu dan screenshot yang dipermak sebegitu indahnya, yang kemudian terlihat sebegitu berbeda-nya dengan apa yang ditawarkan di versi final memang membuat banyak gamer berpengalaman membangun rasa skeptis dan ekspektasi ketika menyambut kehadiran game baru. Benteng ini jugalah yang mau tidak mau dibangun banyak gamer ketika Black Myth: Wukong diperkenalkan ke publik dengan…
-
Metal Gear Solid 3 Remake Tetap Potong Area dengan Loading Screen

Ada banyak desain video game di masa lalu yang terjadi bukan ia adalah sesuatu yang diinginkan oleh para pekerja kreatif yang berdiri di belakangnya. Banyak kasus dimana desain-desain ini terjadi, terlepas dari apakah ia dicintai atau dibenci, terjadi karena keterbatasan media dan performa si konsol itu sendiri. Ini jugalah yang membuat game-game Playstation, seperti Resident…